Satya Adhi Wicaksana

Minggu, 02 Desember 2018

KEJARI MAMASA EKSEKUSI TERPIDANA KORUPSI PNPM KECAMATAN TABULAHAN

Bahwa pada hari Rabu Kamis tanggal 22 November 2018, Jaksa/Penuntut Umum telah melakukan Eksekusi terhadap terpidana MASBUDIONO Als. PAPA TUTI dan terpidana MENDENG Als. PAPA SINDI di Rutam Mamuju.
Bahwa Kedua terpidana tersebut terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, melanggar Pasal Pasal 3 juncto pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dalam kapasitasnya sebagai Pokja Pembangunan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan Rabat Beton ruas Periangan-Tabulahan Program PNPM Mandiri Perdesaan Pola Khusus MP3KI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan Indonesia) tahun 2014 di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. Rp. 1.647.325.200,- dengan modus tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut sehingga mengakibatkan kerugian keuangan Negara sebesar Rp. 893.260.732,-.



Bahwa berdasarkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Mamuju Nomor : 11/Pid.Sus.TPK/2018/PN.Mam., tanggal 14 November 2018, terdakwa MASBUDIONO Als. PAPA TUTI dijatuhi pidana penjara selama 1 (Satu) tahun 8 (delapan) bulan dan Denda sebesar Rp. 75.000.000,- Subsidair 3 (tiga) bulan kurungan, serta pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp. 236.313.341,- dengan ketentuan apabila terdakwa dalam waktu 1 (satu) bulan setelah perkara ini berkekuatan hukum tetap tidak membayar uang pengganti tersebut, maka harta bendanya disita dan dilelang oleh negara, apabila Terdakwa tidak mempunyai harta benda maka diganti dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun, dan dibebani membayar biaya perkara sebesar Rp. 10.000,-.
                                     
Sementara berdasarkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Mamuju Nomor : 12/Pid.Sus.TPK/2018/PN.Mam., tanggal 14 November 2018, terdakwa MENDENG Als. PAPA SINDI dijatuhi pidana penjara selama 1 (Satu) tahun 8 (delapan) bulan dan Denda sebesar Rp. 75.000.000,- Subsidair 3 (tiga) bulan kurungan, serta pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp. 193.867.341,- dengan ketentuan apabila terdakwa dalam waktu 1 (satu) bulan setelah perkara ini berkekuatan hukum tetap tidak membayar uang pengganti tersebut, maka harta bendanya disita dan dilelang oleh negara, apabila Terdakwa tidak mempunyai harta benda maka diganti dengan pidana penjara selama 10 (sepuluh) bulan, dan dibebani membayar biaya perkara sebesar Rp. 5.000,-.
Bahwa selama persidangan, para terpidana bersikap kooperatif dan mengakui perbuatan dan kesalahannya, sehingga hal tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam Tuntutan pidana maupun  dalam putusan yang dijatuhkan Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Mamuju.
Dengan terbukti bersalahnya kedua terpidana tersebut yang telah melakukan tindak pidana korupsi, diharapkan dapat menjadi contoh dan peringatan untuk pengelola kegiatan dengan pendanaan yang berasal dari keuangan Negara/daerah khususnya di pedesaan, agar berhati-hati dan bertanggungjawab

0 komentar:

Posting Komentar

Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa

Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa
TENDE, S.H., M.H.

Alamat Kejaksaan Negeri Mamasa

Total Pengunjung

Diberdayakan oleh Blogger.

Mars Adhyaksa

Kenali Hukum, Jauhi Hukuman

Selamat Datang di Website Kejaksaan Negeri Mamasa, Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan Negeri Mamasa. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.