Satya Adhi Wicaksana

Kamis, 12 Juli 2018

KEJARI MAMASA TERIMA 72 SKK DARI BPJS KETENAGAKERJAAN KAB. MAMASA

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Mamasa serahlan 72 Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejari Mamasa karena masih banyak perusahaan maupun pengusaha di Mamasa yang belum mendaftarkan karyawannya untuk mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan Maupun Mempunyai Tunggakan Iuran sesuai UU RI Nomor 24 tahun 2011.
Kalangan perusahaan yang mengikutkan karyawannya dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan (BPJS) di Kota Mamasa dinilai masih minim. Banyak perusahaan baik mikro kecil, menengah maupun perusahan besar di wilayah Kabupaten Mamasa yang belum mendaftarkan diri dan karyawannya ke BPJS ketenagakerjaan.
” Jika badan usaha tersebut tidak segera mendaftarkan karyawannya akan mendapatkan sanksi. Ada tiga sanksi, yang pertama teguran secara tertulis kemudian jika teguran pertama tidak digubris maka akan dilayangkan sanksi kedua. Sanki kedua itu adalah denda. Sanksi terakhir adalah tidak mendapatkan pelayanan publik, ” tutur Kajari Mamasa TENDE, SH,MH di dampingi Plh KASI PERDATA dan TUN , M, Ikbal Ilyas SH.
" ini menyangkut Hak pekerja yang diabaikan oleh pengusaha, sehingga kami melakukan sinergitas dengan aparat penegak hukum yakni Kejaksaan Negeri Mamasa karna dari sisi hukum bisa dikenai sanksi denda maupun  pidana" ungkap Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mamasa, RAHMATIA ARSAD.

0 komentar:

Posting Komentar

Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa

Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa
TENDE, S.H., M.H.

Alamat Kejaksaan Negeri Mamasa

Total Pengunjung

Diberdayakan oleh Blogger.

Mars Adhyaksa

Kenali Hukum, Jauhi Hukuman

Selamat Datang di Website Kejaksaan Negeri Mamasa, Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan Negeri Mamasa. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.